Sabtu, 15 Oktober 2016

Nasib Anak Negri Indonesia

NASIP ANAK NEGRI

Salam Hangat sahabat Indonesiaku
Indonesia, adalah negara di Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau, nama alternatif yang biasa dipakai adalah Nusantara.Dengan populasi lebih dari 258 juta jiwa pada tahun 2016,Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih secara langsung.
Ibu kota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan darat dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua.

Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dan agama. Berdasarkan rumpun bangsa (ras), Indonesia terdiri atas bangsa asli pribumi yakni Mongoloid Selatan/Austronesia dan Melanesia di mana bangsa Austronesia yang terbesar jumlahnya dan lebih banyak mendiami Indonesia bagian barat.  Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda namun tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.

Luasnya Indonesia seharusnya jadi Modal utama negri ini yang tidak akan tersaingi oleh negara-negara lain, dan banyaknya jumlah penduduk indonesia merupakan sumber dari tenaga-tenaga profesional bangsa ini, toh kenapa banyak anak negri ini yang tidak mempunyai pekerjaan dan bahkan harus mencari kerja diluar negri?

Berikut ini salah satu desa yang perlu diperhatikan yang sempat saya kutif berdasarkan
pengalaman yang pernah saya lalui: 

Desa Ansolok Yang Masih Tertinggal
Desa Ansolok ini rata-rata berpenghasilan yang bersumber dari alam yaitu menorah Karet alam (bukan Unggul) dan berladang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,
Hasil tersebut hanya untuk bertahan hidup, karena segala hasil yang didapat tidak bisa dijual diluar (dipasar). Semua ini dikarenakan jalan akses desa ini belum sama sekali dibangun. Adapun hasil yang dijual harganya lebih rendah karena lebih besar ongkos dari pada harganya.
Pertanian didesa ini Cukup subur,  khususnya untuk menanam Padi, tetapi yang menjadi Kendala adalah Jalan akses pertanian juga belum ada dan banyak bukit-bukit yang tinggi, sehingga sangat susuah untuk pengangkutan.

Tidak heran penduduk didesa ini banyak mencari kerja diluar untuk mengikuti era perkembangan jaman saat ini, namun ada juga yang tetap bertahan ditempat.

Wahai para bapa Bangsa, masih adakah balas kasihanmu kepada kami anak negri ini?
Berilah kami peluang untuk menikmati indahnya Indonesia yang Adil dan Beradab.

Terima kasih sahabat semua atas kunjungannya, semoga kutifan ini dapat mendasari para pemimpin yang ada dinegri tercinta ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar